Bismillah
Perbaiki Sisa Umur Kita.
عَنْ أَبِي ذَرٍّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " مَنْ أَحْسَنَ فِيمَا بَقِيَ ، غُفِرَ لَهُ مَا مَضَى , وَمَنْ أَسَاءَ فِيمَا بَقِيَ ، أُخِذَ بِمَا مَضَى وَمَا بَقِيَ .
Dari Abu Dzar radhiyallahu 'anhu ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallama bersabda : "Barangsiapa yang berbuat baik pada sisa umurnya maka ia akan diampuni dosanya yang pernah dilakukan sebelumnya. Dan barangsiapa berbuat keburukan pada sisa umurnya maka ia akan disiksa karena dosa yang dilakukan sebelumnya dan karena dosa yang dilakukan pada sisa umurnya itu.
HR. Ath-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Ausath & Ibnu Asakir dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Ash-Shahihah no. 3389, Maktabah Syamilah.
Saudaraku, Ketahuilah bahwa perkara yang bisa memperbaiki sisa umur kita adalah dengan bertaubat kepada-Nya, berpegang teguh dalam semua urusan dengan Islam yang diajarkan Nabi-Nya, banyak berdoa dan mengingat-Nya, menyibukkan diri dengan ilmu dan amal yang sesuai sunnah Rasul-Nya, bersungguh-sungguh dalam menjauhi dosa-dosa dan semua kelalaian, memperbaiki hubungan dengan sesama saudara seislam, dan bertekad untuk tidak pernah kembali kepada amalan yang menyelisihi sunnah Rosul-Nya untuk selama-selamanya apa pun nama dan bentuknya itu. Jadi..mari kita perbaiki sisa umur kita.
أسأل اللّـﮧ أن يجعلنا و إيّاكم ممن يحسن فيما بقي.
As-alullaaha an-yaj'alanaa wa iyyaakum mimman yuhsinu fiimaa baqiya .
[Aku memohon kepada Allah agar Dia menjadikan kita dan kalian termasuk orang yang berbuat kebaikan di sisa umurnya]
Al-Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah ta'ala berkata kepada seseorang,
"Berapa usia anda...?"
Orang itu menjawab, "Enam puluh tahun.."
Al-Fudhail kembali berkata,
"Bila demikian adanya, engkau berjalan menuju Rabbmu sejak 60 tahun silam, dan tak lama lagi akan tiba kepadaNya..."
"Innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun..." ucap orang itu.
"Tahukah engkau makna ucapan tadi..?" tanya Al-Fudhail.
Beliau melanjutkan, "Maknanya adalah aku hamba Allah dan hanya kepadaNya aku kembali..."
"Barangsiapa mengetahui bahwa ia hamba Allah dan akan kembali kepadaNya maka hendaklah ia memahami bahwa dirinya kelak akan dihisab (pada hari kiamat)"
"Barangsiapa mengetahui bahwa dirinya kelak akan dihisab (pada hari kiamat) maka hendaklah ia memahami bahwa dirinya akan ditanya"
"Dan barangsiapa mengetahui bahwa dirinya kelak akan ditanya maka hendaklah ia mempersiapkan jawaban pertanyaan"
"Bagaimanakah caranya...?" tanya orang itu.
Al-Fudhail menjawab, "Sederhana sekali...
"Engkau memperbaiki sisa umur yang ada niscaya dosa-dosamu yang telah lalu akan diampuni.
Adapun jika engkau masih saja berbuat salah di sisa usia maka engkau akan disiksa karena dosa yang lalu dan dosa yang sekarang..."
(Jami'ul 'Ulum wal Hikam: 2/383)
Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda,
أكثرهم للموت ذكرا وأحسنهم لما بعده استعدادا
"(mukmin yang cerdas) adalah mereka yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik persiapannya untuk akhirat..."
(Hasan, HR Ibnu Majah: 4249, ash-Shahihah: 1384 al-Albani)
Cerdas menempatkan dunia sebagai jembatan menuju akhirat.
Bukan sebagai tujuan hidupnya.
Hendak di isi apa sisa usia kita...?!






No comments:
Post a Comment