Showing posts with label Noktah Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Noktah Kehidupan. Show all posts

Monday, April 1, 2024

KATA AL QURAN TENTANG USIA

KATA AL QUR'AN TENTANG USIA..

1. Semakin bertambah usia semakin lemah tangan menggenggam... karena Allah sedang mendidik kita agar melepaskan cinta dunia.
( Qs. Hud : 15-16 )
2. Semakin bertambah usia semakin kabur mata kita...
Karena Allah sedang mencerahkan mata hati untuk melihat Akhirat.
( Qs. Al Isra:72 )
3. Semakin bertambah usia semakin sensitif perasaan kita...
Karena Allah sedang mengajarkan bahwa pautan hati dengan makhluk senantiasa menghampakan, namun hati yang berpaut kepada Allah tiada pernah mengecewakan.
( Qs. Al Lukman : 22 )
4. Semakin bertambah usia semakin gugur gigi² kita...
Karena Allah sedang mengingatkan bahwa suatu hari kita akan gugur kedalam tanah selamanya.
( Qs. Ali Imran : 145 )
5. Semakin bertambah usia semakin ditarik nikmat kekuatan tulang dan sendi kita...
Karena Allah sedang mengingatkan bahwa tak lama lagi nyawanya akan di ambil.
( Qs. An Nisa : 78 )
6. Semakin bertambah usia semakin putih rambut kita...
Karena Allah sedang ingatkan kain kafan yang putih.
( Qs. Ali Imran : 185 )
7. Begitu juga hati kita...
Makin bertambah usia semakin sepi dan ingin bersendirian,
Karena Allah sedang mendidik kita untuk melepaskan cinta kita pada manusia dan dunia.
( Qs. Al-An'am : 32 )

DETIK-DETIK SAKARATUL MAUT

Saturday, September 2, 2023

SESUNGGUHNYA KAMI LEBIH DEKAT DARI URAT LEHERNYA


 "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya"

(Surah Qaf Ayat 16)

Allah ﷻ beritahu yang Dia lebih dekat dengan kita daripada urat leher kita sendiri. Disebut ‘urat leher’ kerana itulah benda yang paling rapat dengan manusia. Jika putus urat leher maka akan matilah manusia.
'Warid' adalah salah satu urat leher yang rapat dengan kerongkong kita. Lalu Allah ﷻ datangkan perumpamaan menerusi ayat ini. Sedekat mana pun urat warid, ketahuilah Allah lebih dekat lagi dari itu dengan dirimu.

Sunday, July 30, 2023

KEMATIAN YANG DICEMBURUI - KETIKA SEDANG MEMBERI KULIAH SUBUH


Pensyarah USIM Dr Mohd Sobri bin Awang meninggal dunia ketika sedang memberi kuliah subuh bertajuk “ Hari Mahsyar” di Surau Al Ittihadiyyah Seksyen 9 Shah Alam.
Semoga merahmati Al Marhum dan ditempatkan Rohnya bersama dengan roh orang-orang yang soleh Insyaallah… Aminnnnn.
الفاتحة الى الروح المرحوم

***********************************************************************

Al-Marhum Dr Soberi Awang: Tafsir al-Jalalain dan Syazzal Urfi fi Fanni As-Sorfi.
Secara jujur, saya tak pernah menjadi murid formal kepda al-marhum Dr Soberi Awang. Saya pelajar jurusan undang-undang & syariah, al-marhum pula mengajar kebanyakkannya pelajar jurusan fiqh & fatwa.
Tahun 2017 al-marhum masuk mengajar di Fakulti Syariah & Undang-undang, USIM. Ketika itu saya turut sama mengatur dan menguruskan program Talaqqi Rabu bersama pensyarah-pensyarah USIM di FSU. Suatu hari, saya dimaklumkan bahawa ada seorang pensyarah menyertai kelas tersebut tetapi hanya dari luar. Saya tanya, pensyarah mana? Kata sahabat saya, pensyarah baru nama Dr Soberi.
Masa berlalu beberapa minggu, sehingga saya sendiri bertemu dengan Dr Soberi. Perbualan pertama kami adalah berkenaan ilmu dan pembacaan kitab. Bagaikan orang mengantuk disorong bantal, saya menyatakan hasrat untuk meminta Dr Soberi turut sama membaca kitab pada kelas Talaqqi Rabu. Namun beliau dengan kerendahan diri menyatakan beliau segan dan tidak mahu membebani pelajar lain. Saya tidak melanjutkan permintaan tersebut kerana faham dan hormat.
Selang seminggu saya bertemu lagi Dr Soberi. Beliau bercerita tentang tafsir al-jalalain. Saya menelan liur, tak berani lagi memohon untuk menjadi muridnya. Namun, saya minta seorang kenalan untuk pujuk Dr Soberi sehingga bermulalah kelas tafsir al-jalalain di bilik beliau. Setiap lepas asar hari rabu, bilik beliau akan dipenuhi kami berlima untuk kelas Jalalain sehingga maghrib.
Dr Soberi tak akan mengajar banyak, sekadar setengah muka surat sekali pertemuan. Namun apa yang kami dapat, lebih dari setengah muka surat tersebut.
Selang beberapa pertemuan, Dr Soberi menyatakan bahawa rugi belajar tafsir sahaja, ada baiknya ditambah dengan ilmu nahu dan sorof juga. Lalu beliau cadangkan untuk baca Syazzal Urfi Fi Fannis Sorfi. Namun untuk kitab ini, tak sempat kami lalu banyak bab kerana pada waktu itu kami tiada kitab dan tiada wang untuk membeli kitab. Setelah kami semua ada kitab, barulah Dr Soberi mulai baca kitab tersebut.
Dari kelas khusus di bilik beliau, Dr Soberi maklumkan dia akan mengajar di Talaqqi Rabu juga kerana ada keperluan untuk orang lain juga belajar sama. Jadi kami teruskan pembelajaran dan teruskan juga menguruskan kelas-kelas beliau sehinggalah akhirnya semua daripada kami bergraduasi.
Kami sempat menghabiskan 3/4 juzuk 30 di dalam Tafsir Al-Jalalain, manakala untuk sorof pembelajaran terhenti di bilik beliau sahaja mengenangkan hadirin Talaqqi Rabu pada waktu itu kurang pendedahan kepada Ilmu Sorof untuk memungkinkan pembacaan kitab Syazzal Urfi tersebut difahami ramai.
Begitulah cerita saya dengan al-marhum Dr Soberi. Beliau orang yang suka bercerita dan mempunyai ilmu yang cukup dahsyat. Beliau orang yang berkelana mencari ilmu ke pelusuk dunia.
Kali terakhir saya berziarah kepada al-marhum adalah pada awal tahun ini di USIM. Beliau bertanyakan tentang kehidupan, saya menyatakan tentang kerisauan hidup berkeluarga. Beliau berpesan agar banyakkan membaca al-quran dan sentiasa ikhlas dalam perbuatan.
Setelah itu kami berpamitan, dan pamitan itulah yang terakhir bagi kami. Hari ini khabar tentang pengakhiran hayatnya yang mulia meruntun jiwa saya. Saya menjadi saksi kemuliaan dan kesungguhan al-marhum di dalam lapangan ilmu ini.
Semoga beliau diampunkan segala kesilapan dan ditempatkan di tempat yang
terbaik
bersama para rasul, nabi dan orang-orang yang mulia.

Al-Fatihah.

Edit :
Antara murid awal di bilik al marhum adalah Sidi Farid Wajdi, Sidi Luqman Hamzah & baba Wan Hafizuddin

Sumber : Basyīr Latīf

Sunday, July 2, 2023

"KETIKA REZEKIMU HABIS, MAKA AJAL MU PUN TIBA"

Jangan perdulikan jasadmu yang akan busuk dan hancur !
Kaum muslimin akan melaksanakan kewajiban mereka;
1. Memandikan mu
2. Mengkafani mu
3. Menyalati mu
4. Menguburkan mu
Yakinlah bahwa,

Dunia tidak akan sedih kerana kematian mu
Alam semesta tidak berduka atas kepemergian mu
Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan ketiadaan mu
Perekonomian akan terus berputar
Pekerjaan mu akan diganti oleh orang lain
Harta mu akan berpindah hak secara halal kepada ahli waris
Sementara kamu akan dihisab atas segala sesuatu hinggakan perkara-perkara yang besarkan dan perkara-perkara yang kecil

Yang pertama lepas dari mu adalah nama mu..
Saat kamu meninggal dunia - orang-orang bertanya - ​​Dimana mayatnya dikebumikan?​​
Mereka tidak lagimemanggil mu dengan namamu apatah lagi pangkat gelaran kebesaran mu. Namamu telah tinggal kenangan belaka.
Ketika mereka akan menshalati, mereka berkata - ​​Bawa sini jenazahnya!
Mereka tidak lagi menyebutkan namamu. - Betapa cepat namamu hilang berlalu saja​
Ketika mereka akan menguburkan mu, mereka berkata - ​Dekatkan mayatnya!​ tanpa menyebutkan namamu
Karena itu
Janganlah tertipu oleh kehormatan, status sosial dan kelebihan kelompokmu
Jangan terperdaya oleh kedudukan, jabatan dan nasab keturunanmu

Alangkah hinanya dunia ini... dan betapa besar apa yang akan kita hadapi berikutnya

3 macam kesedihan orang atas kepergian mu :

1.Orang yang mengenal mu sepintas akan mengatakan: ​​Kasihan!
2.Teman dan sahabat mu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka.
3.Kesedihan mendalam di rumah.Keluargamu akan bersedih sebulan,dua bulan atau hingga satu tahun kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan...
Demikianlah.

Kisah mu di antara manusia telah berakhir
Anda hanya tinggal ​album kenangan
Kisah mu yang sebenarnya baru dimulai bersama sesuatu yang nyata, iaitu; Alam Akhirat​"
2 alam telah pun dilalui dan 2 alam lagi menanti dan setiap alam tersebut lebih sukar dari yang sebelumnya sehinggalah bertemu akhirnya iaitu syurga atau neraka

1. Alam Rahim
2. Alam Dunia
3. Alam Barzah
4. Alam Akhirat
Syurga / Neraka

Telah lepas darimu :
1.Ketampanan/Kecantikan
2.Harta, Rumah
3.Kedudukan/Jabatan
4.Anak
5.Istri/Suami

Kehidupan yang sesungguhnya baru bermula
Apa yang dilakukan di dunia akan dipertanggungjawabkan.Koleksi wang atau harta benda dan barang kemas yang dikumpulkan secara haram @ rasuah akan dinikmati oleh ahli waris di dunia sedangkan kamu akan di soalsiasat dan disiksa.
Pertanyaannya sekarang adalah;
​Apa yang telah Anda siapkan untuk kubur dan akhirat mu?
Ini adalah kenyataan yang akan terjadi dan perlu direnungkan
​Check ibadahmu,yang wajib dan yang sunnah​...
​Check Amal shaleh dan Sedekah​ mu...
​Check perilaku dan tingkah laku mu...
​Semoga kita semua menyiapkan bekal utk kehidupan yg kekal semoga selamat di akhirat
Allah berfirman;
(وذكّر فإن الذكرى تنفعُ المؤمنين)
"Dan berilah peringatan! karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang beriman"
Kenapa mayat memilih "Sedekah"​ jika kembali ke dunia? Sebagaimana firman Allah;
رب لولا أخرتني إلى أجل قريب: فأصدق
"Ya Allah! jika Engkau tunda ajalku sebentar saja, niscaya aku akan bersedekah"​
Mereka tidak mengatakan:
➡ Niscaya Aku akan Haji/Umrah..
➡ Niscaya Aku akan Shalat..
➡ Niscaya Aku akan Puasa..
Para ulama menjelaskan : "mayat hanya mengatakan "SEDEKAH" karena dia melihat dampak sedekah yang sangat besar setelah kematian"
Maka ​perbanyaklah sedekah dengan niat karena Allah, Aamiin Ya Rabb

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم
Ya Allah...
✅ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan maklumat ini
✅ Permudahkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✅ Lapangkanlah hatinya dan bahagiakanlah keluarganya
✅ Luaskan rezekinya seluas lautan
✅ Mudahkan segala urusannya
✅ Kabulkan cita-citanya
✅ Jauhkan dari segala musibah
✅ Jauhkan dari segala penyakit,fitnah,prasangka keji,berkata kasar dan mungkar dan Amiin Ya
Rabb

SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI 1455H